Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), menggelar kegiatan Pertemuan Orang Tua Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat (10/10) di Ruang Sidang Lantai 3 Gedung B UNISRI. Agenda ini juga dilaksanakan bersamaan dengan Prodi lain di FISIP.
Kegiatan ini diselenggarakan secara hybrid, dengan sebagian orang tua hadir langsung di kampus, dan sebagian lainnya mengikuti secara daring melalui platform zoom. Agenda ini merupakan bagian dari komitmen Prodi HI UNISRI untuk menjalin komunikasi dan kolaborasi aktif dengan orang tua mahasiswa, guna mendukung keberhasilan studi dan pengembangan karakter mahasiswa.
Pertemuan diawali dengan sambutan dari Dekan FISIP UNISRI, Dr. Herning Suryo S., M.Si., yang menekankan pentingnya sinergi antara kampus dan orang tua dalam membentuk mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas dan beretika.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik, Ir. Saiful Bahri, M.Kom., turut memberikan arahan mengenai visi UNISRI menuju kampus unggul bertaraf Asia Tenggara tahun 2026, dengan menekankan pentingnya penerapan Outcome Based Education (OBE) dan Research Based Education, serta penguatan nilai-nilai kedisiplinan dan karakter mahasiswa.
Dalam sesi khusus Prodi Ilmu Hubungan Internasional, Ketua Program Studi HI, Ganjar Widhiyoga, Ph.D., memaparkan profil, visi misi, profil sukses lulusan, serta keunggulan prodi yang menyiapkan mahasiswa menjadi diplomat muda serta aktor diplomasi Indonesia yang mumpuni. Seperti slogan HI UNISRI, yakni “Diplomacy for Better World”, HI UNISRI memiliki kekhasan program studi berupa kemampuan ‘kerjsama dan diplomasi luar negeri’, guna mempromosikan potensi lokal di kancah internasional.
“Kami ingin para orang tua memahami bagaimana proses pembelajaran di HI UNISRI tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga membentuk kemampuan analitis, komunikasi lintas budaya, dan pemikiran global mahasiswa,” jelas Ketua Prodi HI. Maka, ada fasilitas laboratorium Prodi HI dan Creative Hub HI yang siap dimanfaatkan mahasiswa.
Prodi HI juga memperkenalkan peta kurikulum dan sistem bimbingan akademik yang menyiapkan mahasiswa dapat menyelesaikan studi tepat waktu dalam empat tahun, bahkan 3,5 tahun. Setidaknya, dalam beberapa tahun terakhir, hampir 50% mahasiswa HI berhasil lulus sekitar 3,5 tahun atau kurang dari 4 tahun.
Untuk itu, Orang tua diajak berperan aktif dalam mendukung kedisiplinan, memfasilitasi kepentingan mahasiswa, serta memotivasi belajar anak-anak mereka selama menempuh studi di UNISRI. “Kami percaya sinergi antara kampus, mahasiswa, dan orang tua adalah kunci keberhasilan pendidikan. Dukungan orang tua sangat berpengaruh terhadap semangat dan capaian akademik mahasiswa,” ungkap Dekan FISIP.
Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mempererat hubungan antara Prodi HI, mahasiswa, dan keluarga, sekaligus memperkenalkan berbagai program unggulan yang telah berjalan di prodi, seperti: Kegiatan laboratorium Prodi HI Unisri Diplomatic Course, Pelatihan Bahasa Asing Non Inggris (Mandarin/ Korea/ Jepang), Diplomat Talk, Magang Internasional, Pertukaran Pelajar Internasional, Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional, Kuliah Kunjungan Institusi di Luar Negeri, hingga program Pengembangan Profesi dan Karir termasuk Bincang Alumni.
Berbagai program ini tentu membutuhkan dukungan dari orangtua/ wali agar dapat tercapai dengan lancar sesuai target yang diharapkan. Dengan adanya pertemuan ini, Program Studi Ilmu Hubungan Internasional FISIP UNISRI berharap komunikasi dengan orang tua mahasiswa dapat terjalin lebih erat, sehingga tercipta kolaborasi yang solid dalam mencetak lulusan yang unggul, berkarakter global, dan berdaya saing internasional.



Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.