Rangkaian kegiatan UNISRI Diplomatic Course (UDC) 2026 yang diselenggarakan oleh Program Studi Ilmu Hubungan Internasional Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) resmi ditutup melalui kegiatan Table Manner Course pada malam hari, Rabu, 13 Mei 2026, di Solo Paragon Hotel and Conventions. Kegiatan ini menjadi penutup yang berkesan sekaligus melengkapi pembelajaran diplomasi yang telah diikuti para peserta selama pelaksanaan UDC.
Acara dihadiri oleh Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UNISRI, seluruh dosen Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, serta mahasiswa peserta UDC 2026. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, peserta memperoleh pemahaman mengenai etika jamuan resmi yang menjadi bagian penting dalam praktik diplomasi dan hubungan internasional.
Table Manner Course dirancang untuk memperkenalkan berbagai tata cara dan etiket dalam acara formal internasional, mulai dari tata letak peralatan makan, urutan penyajian hidangan, etika berkomunikasi saat jamuan resmi, hingga sikap profesional yang perlu ditunjukkan dalam berbagai forum diplomatik dan bisnis internasional.
Bagi mahasiswa Hubungan Internasional, kemampuan memahami etika pergaulan internasional tidak kalah penting dibandingkan penguasaan teori dan keterampilan diplomasi. Oleh karena itu, kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran praktis yang membantu mahasiswa mempersiapkan diri menghadapi lingkungan profesional yang semakin global.
Selain menjadi media pembelajaran, acara ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara mahasiswa dan dosen setelah seluruh rangkaian kegiatan UDC 2026 berlangsung. Suasana kebersamaan yang terbangun mencerminkan semangat kolaboratif dan kekeluargaan yang menjadi salah satu kekuatan Program Studi Ilmu Hubungan Internasional UNISRI.
Melalui penyelenggaraan Table Manner Course, Prodi HI UNISRI kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pengalaman belajar yang holistik, tidak hanya mengembangkan kompetensi akademik, tetapi juga membentuk karakter, etika, dan profesionalisme mahasiswa sebagai calon diplomat, negosiator, maupun profesional di bidang hubungan internasional.
Sebagai penutup UDC 2026, Table Manner Course menjadi pengingat bahwa diplomasi tidak hanya dibangun melalui kemampuan berbicara dan bernegosiasi, tetapi juga melalui etika, sikap, dan profesionalisme dalam setiap interaksi.



Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.