Mahasiswa HI Unisri Solo, Aufaa, Raih Juara Duta GenRe Kota Solo 2025

Mahasiswa HI Unisri Solo, Aufaa, Raih Juara Duta GenRe Kota Solo 2025

Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Muhammad Aufaa Alhafizh, yang dinobatkan sebagai Juara 1 Duta Generasi Berencana (GenRe) Kota Solo 2025. Aufaa bersama pasangannya, Farah, terpilih untuk mewakili Kota Solo dalam ajang tingkat selanjutnya di tingkat provinsi.

Ajang Pemilihan Duta GenRe Kota Solo merupakan agenda tahunan Pemerintah Kota Solo melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB). Kegiatan ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk tampil sebagai role model dan agen perubahan dalam membangun kesadaran hidup berencana, sehat, dan produktif di kalangan remaja. Dalam sambutannya, Kepala DP3AP2KB Kota Solo, Kristiana Hariyanti, menyampaikan pentingnya peran generasi muda dalam membangun bangsa.

Duta Genre adalah ajang yang amat menarik dan penting bagi para remaja. Remaja-remaja saat ini akan menjadi penerus dan akan menjadi pemimpin untuk 20–30 tahun ke depan. Jadi bukan hanya sekadar seremonial pemilihan Duta GenRe. Anak-anak muda inilah yang akan menjadi ujung tombak kemajuan bangsa menuju Indonesia Emas. Apalagi, Solo saat ini tengah menikmati bonus demografi, di mana sekitar 70% penduduk berada pada usia produktif, termasuk 116.000 remaja atau 25% dari total populasi. Menurutnya, Duta GenRe berperan penting sebagai komunikator yang dapat menyampaikan pesan-pesan pembangunan kepada remaja dengan cara yang kreatif dan mudah diterima.

Program Generasi Berencana adalah salah satu upaya untuk mempersiapkan remaja berkualitas melalui promosi Triad GenRe — menjauhi seks bebas, perkawinan anak, dan narkoba — serta memiliki perencanaan kehidupan yang sehat dan produktif,” jelasnya. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Universitas Slamet Riyadi tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kepemimpinan. Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) Unisri terus mendorong mahasiswanya untuk berperan dalam isu-isu sosial, kemasyarakatan, dan pembangunan berkelanjutan melalui kegiatan advokasi dan organisasi.

Kemenangan Aufaa menunjukkan bahwa Unisri adalah kampus yang melahirkan generasi pemimpin muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki empati sosial dan semangat perubahan. Kami berharap prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan berkontribusi. Ke depan, Aufaa bersama Forum GenRe akan melakukan berbagai kegiatan advokasi dan edukasi kepada remaja di Solo dalam upaya mewujudkan Generasi Emas Indonesia — generasi yang tangguh, berkarakter, dan berdaya saing tinggi.

Leave a Reply