Pengalaman belajar tidak selalu terjadi di ruang kelas. Hal ini dibuktikan oleh Dhea Amanda, mahasiswi Program Studi Ilmu Hubungan Internasional, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Slamet Riyadi (UNISRI), yang berkesempatan menjalankan program magang di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, pada 10 Juni hingga 4 Juli 2025.
Untuk bisa mendapatkan kesempatan magang di KBRI Kuala Lumpu sendiri sudah menjadi tatangan tersendiri bagi Dhea. Ketika mendapat kesempatan di sana, tentu saja, Dhea memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal untuk menambah wawasan dan pengalaman. Selama magang, Dhea ditempatkan di Bagian Konsuler, yang memiliki dua fungsi utama, yaitu pelayanan dokumen dan perlindungan WNI.
Melalui bagian pelayanan dokumen, Dhea mempelajari berbagai proses administrasi seperti penerbitan surat keterangan, legalisasi dokumen, dan layanan pernikahan bagi WNI di Malaysia. Sementara di bagian perlindungan WNI, ia terlibat dalam penanganan berbagai kasus, seperti penipuan tenaga kerja, deportasi, hingga pengaduan masyarakat Indonesia.
Menurut Dhea, pengalaman ini membuka pandangan baru tentang dunia diplomasi yang tidak hanya berurusan dengan politik luar negeri, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan.
“Saya belajar tentang bagaimana KBRI bekerja melayani dan melindungi WNI di luar negeri. Selain pengetahuan administratif, saya juga belajar nilai empati, tanggung jawab, dan ketelitian dalam melayani masyarakat,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa interaksi dengan para staf diplomatik dan pegawai setempat membuatnya memahami cara kerja birokrasi diplomatik yang profesional, sekaligus menumbuhkan rasa bangga karena dapat berkontribusi dalam pelayanan publik di luar negeri.
Program magang ini merupakan bagian penting dari kurikulum dan merupakan mata kuliah wajib di Program Studi Ilmu Hubungan Internasional FISIP UNISRI. Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar teori hubungan internasional, tetapi juga mengalami langsung praktik diplomasi dan pelayanan publik di berbagai institusi nasional maupun internasional.
“Kami bangga kepada mahasiswa kami yang bisa menyelesaikan magang di luar negeri dengan baik. Tentu, kami terus mendorong mahasiswa untuk memperluas pengalaman belajar di luar kampus agar mereka lebih siap menghadapi dunia kerja global,” ujar perwakilan dosen pembimbing magang.
Dengan semangat dan pengalaman yang diperoleh, Dhea berharap semakin banyak mahasiswa HI UNISRI yang berani mengambil kesempatan magang di instansi luar negeri untuk mengasah kemampuan profesional sekaligus membawa nama baik universitas di kancah internasional.




Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.