Program Studi Ilmu Hubungan Internasional (HI) Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) menyelenggarakan seminar bertajuk “Democracy & Welfare: Demokrasi Melalui Pemilu Berkualitas dan Partisipasi Aktif Remaja” sebagai bagian dari implementasi program Praktisi Mengajar dalam Mata Kuliah Demokrasi dan Isu Global. Kegiatan yang berlangsung di Kampus II UNISRI Lantai 7 ini dihadiri sekitar 170 peserta, yang terdiri dari mahasiswa aktif Prodi HI UNISRI serta perwakilan siswa SMA/SMK se-Kota Surakarta.
Kegiatan Praktisi Mengajar ini menghadirkan narasumber yang memiliki pengalaman langsung di bidang kepemiluan dan pemberdayaan generasi muda, yaitu Putri Amaranggana Kusumaningrum, S.IP, Alumni HI UNISRI sekaligus Duta Genre Provinsi Jawa Tengah 2022, serta Irwan Sehabudin, S.IP, Alumni HI UNISRI yang saat ini menjabat sebagai Anggota KPU Kabupaten Sragen (Divisi Sosial Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM). Diskusi dipandu oleh Emi Peter, mahasiswa Hubungan Internasional UNISRI sebagai moderator.
Melalui skema Praktisi Mengajar, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai demokrasi global di dalam kelas, tetapi juga mendapatkan perspektif empiris langsung dari praktisi yang terlibat dalam proses demokrasi. Seminar ini menjadi ruang pembelajaran kontekstual yang menghubungkan konsep demokrasi, partisipasi politik, dan kesejahteraan sosial dengan realitas praktik kepemiluan di Indonesia.
Dalam pemaparannya, narasumber menegaskan bahwa kualitas demokrasi sangat ditentukan oleh partisipasi warga negara, khususnya generasi muda sebagai pemilih pemula. Pemilu yang berkualitas tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada tingkat literasi politik, kesadaran kritis, serta tanggung jawab sosial masyarakat dalam menjaga integritas demokrasi.
Antusiasme peserta terlihat dari diskusi interaktif antara mahasiswa dan siswa SMA/SMK yang membahas berbagai isu aktual, mulai dari tantangan disinformasi politik di era digital, peran media sosial dalam demokrasi, hingga pentingnya keterlibatan remaja dalam proses pengambilan keputusan publik. Kehadiran pelajar sekolah menengah juga menjadi bagian dari upaya edukasi demokrasi sejak dini serta penguatan kolaborasi kampus dengan masyarakat.
Prodi HI UNISRI merancang kegiatan ini untuk menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif dan relevan dengan dinamika global kontemporer. Program Praktisi Mengajar diharapkan mampu memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus membangun kesadaran demokrasi yang inklusif dan partisipatif di kalangan generasi muda.
Melalui penyelenggaraan seminar ini, Prodi HI UNISRI menegaskan komitmennya dalam menciptakan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) yang mengintegrasikan akademisi, praktisi, dan masyarakat sebagai ekosistem pendidikan demokrasi yang berkelanjutan.




Leave a Reply
You must be logged in to post a comment.